Keretakan pada dinding banyak disebabkan oleh kurangnya kualitas beton dinding basment. Kualitas beton dinyatakan dengan satuan K (contoh : K-125, K-175, K-250, dst). Untuk rumah-rumah yang dibangun secara massal kerusakan semacam ini banyak ditemui
Keretakan pada lantai akibat uplift (tekanan air tanah) yang melebihi kapasitas lantai basement. Adanya pergerakan tanah di bawah lantai basement, sehingga terjadi keretakan pada dinding dan lantai basement. Ini dapat juga mengakibatkan sobeknya waterstop (karet penahan air tanah).
Siapkan cairan kimia khusus yang sifatnya mengikat dan cepat kering (epoxy), selanjutnya suntikkan/grouting pada daerah retakan.
Untuk waterstop (karet) yang sobek harus diganti dengan yang baru
Filed under: Informasi, Teknik Sipil Ditandai: | beton, dinding, lantai, retak, Teknik Sipil




