Oleh Lea Pamungkas “Si domba hitam itu sudah pergi,” desah perempuan itu. Osama bin Muhammad bin Awad bin Laden. Pergi atau pulangkah, ini namanya? Dia tak menjawab. “Dia telah menggenapkan panggilannya”. Wajahnya tertunduk, alis matanya yang hitam menghalangi aku untuk menatap sinar matanya. Lama kami terdiam. “Aku tak tahu persis kenapa ke-57 saudara tirinya menyebut [...]
Filed under: Opini | Ditandai: osma bin laden | Tinggalkan sebuah Komentar »



