Plafon Bernoda

Hampir setiap rumah akan mengalami masalah plafon bernoda. Genteng bocor merupakan penyebab utamanya. Selain itu, tikus pun dapat menyebabkan noda pada plafon. Agar noda tidak terlamapu parah, sebaiknya palafond segera diperbaiki. Sebelum diperbaiki, harus dicari sumber terjadinya noda agar pengerjaannya tidak sia-sia. Misalnya, sumber noda berasal dari atap yang bocor maka kebocoran tersebut juga perlu diperbaiki.
Plafon umumnya dapat menggunakan tiga bahan dasar, yaitu tripleks, multipleks, atau gybsum. Kesemua bahan tersebut sangat rentan terjadinya noda bila terkena air. Bila noda plafon tergolong berat, sebaiknya satu bidang plafon yang bernoda diganti. Namun, bila noda cukup rinagn maka plafon tidak perlu diganti, cukup diperbaiki dengan pengecatan sebagai berikut.

Alat dan bahan : Cat tembok, lapisan alkali sealer, sarung tangan, bak cat, ampelas, kape scrape, tangga, kuas dan roller cat.

Langkah-langkah pengerjaan : Bersihkan plofan dari kotoran atau jamur dengan menggunakan ampelas atau kape scrape. Agar pengecatan rata dan tidak belang-belang, lapisi bagian plafon yang bernoda dengan alkali sealer. Lalu, diamkan selama 1-2 jam hingga lapisan alkali benar-benar kering. Setelah kering, lakukan pengecatan dua kali pengulangan. Pengecatan pertama menggunakan campuran cat tembok dan air sebanyak 10% jumlah cat, sedangkan pengecatan kedua menggunakan campuran cat dan air 20%. Gunakan roller cat secara merata untuk pengecatan ini. Gunakan kuas cat pada bagian-bagian plafon yang tidak dapat dicat dengan rol cat, seperti bagian sudut-sudut plafon.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: