Fakta Pornografi di Internet

Penelitiian dari Dr. Robert Weiss dati Sexual Recover Institute mengungkapkan bahwa “seks” adalah topik nomor satu yang paling dicari di inetrnet. Kata “sex” menjadi kata kunci yang mendominasi dalam pencarian dengan search engine. Satu fakta lain, 60 % dari pengunjung internet adalah menuju ke situs-situs porno. Temuan dari studi MSNBC/Stanford/ Duquesne.

Ada pula beberapa data lain dari TopTenReviews.Com yang berhubungan dengan situs pornografi di antaranya adalah pencarian harian situs pornografi mencapai 68 juta (25% dari total pencarian); jumlah email pornografi perhari 2,5 miliar (8% dari total email); prosentase pengguan internet yang melihat pornografi adalah 42.7% jumlah dowload konten pornografi setiap bulannya mencapai angka 1.5 miliar (35% dari total download).

Industri Pornografi

Dari sudut pandang industri pornografi, sedikit kenyataan yang aneh walaupun Amerika serikat penyumbang situs porno terbesar di dunia, ternyata hanya menduduki urutan ke empat dalm jumalh pendapatan (revenue) dari industri pornografi di dunia. Pemenangnya justru China yang di ikuti oleh Korea Selatan dan Jepang.

Total pendapatan pertahun industri pornografi didunia adalah sekitar 97 miliar USD, ini setara dengan total pendapatan perusahaan besar di Amerika yaitu Microsoft, Google, Amazon, eBay, Yahoo!, Apple, Netflix dan EarthLink. Ini menunjukan betapa dahsyatnya industri pornografi di dunia. Salah satu tulisan di CNET tahun 1999 menyebutkan bahwa pornografi online adalah produk e-commerce yang secara konsisten menduduki peringkat pertama dalam bisnis internet.

Oh ya, seperti saya tadi sebutkan China yang bukan produsen terbesar pornografi di internet ternyata mendapat income terbesar dari bisnis pornografi. Maslahnya ini terjawab karena ternyata produk yang menguasai industri bukalah berbasis internet, tapi masih di media video dan DVD. Data lain menyebutkan bahwa China adalah pengekspor sex toys terbesar di dunia (mencapai 80% dunia) dan lebihdari 1000 industri di China menghasilkan produk-produk untuk “dewasa”.

Dari berbagasi data tentang pornografi internet tersebut, yang cukup menggemaskan, ternyata penikmat dan penerima efek negatif dari industri pornografi di internet bukan negara-negara produsen, tapi justru negara-negara kecil dan berkembang. Kita bisa lihat dari tren request pencarian dengan tiga kubci, yaitu xxx, porn dan sex, semuanya dikuasai oleh negara kecil atau berkembang seperti Pakistan, Afrika Selatan, India, Bolivia, Turki, dan juga Indonesia tentunya hehehe….

Saya kutip dari majalah Info Media bulan Juli ’08

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: